Pemeriksaan Sendi dengan Goniometer

PEMERIKSAAN LINGKUP GERAK SENDI



Lingkup Gerak Sendi (LGS) atau Range of Motion adalah luas lingkup gerak sendi yang bisa dilakukan oleh suatu sendi. LGS dapat juga diartikan sebagai ruang gerak/batas-batas gerakan dari suatu kontraksi otot dalam melakukan gerakan, apakah otot tersebut dapat memendek atau memanjang secara penuh atau tidak. Terdiri dari inner range, middle range, outer range dan full range.
Dalam praktek fisioterapi, salah satu tehnik evaluasi yang paling sering digunakan untuk mengukur LGS adalah penggunaan goniometer.
a.Tujuan Pengukuran LGS :
1.Untuk mengetahui LGS pada satu sending dibandingkan dengan sendi yang lainnya (sendi sakit dibandingkan dengan sendi normal)
2.Membantu penegakan diagnose terapi
3.Untuk evaluasi keberhasilan terapi
4.Untuk dokumentasi
5.Dapat membantu meningkatkan motivasi klien
6.Dapat digunakan untuk penelitian
b.Hal yang harus diperhatikan :
1.Reliabilitas :menghilangkan faktor pakaian/sesuatu yang menghambat, mengurangi variasi posisi, pengukkuran dilakukan dalam jam yang sama
2.Umur :pada umur 20-30 th terjadi penurunan LGS kemudian stabil sampai umur 60 tahun dan setelah itu terjadi penurunan lagi (Bell & Hoskizah)
3. Seks : wanita cenderung lebih besar LGSnya dibanding pria
4. Struktur persendian
5. Sisi dominan: normal gerak sendi tidak ada perbedaan kanan dan kiri
6. Tipe gerakan : gerakan yang dilakukan apakah aktif atau pasif
7. Alat ukur : alat ukur yang digunakan adalah goniometer
8. Penentuan titik ukur yang akurat
c.Notasi dan Rekording
a.Sistem 0 – 180 (Silver, 1923), mendapat rekomendasi AAOS :
Posisi awal semua gerakan dianggap 0, kemudian bergerak sampai 180°
b.Sistem 180 – 0 (Clark, 1920) : Jarang digunakan
c.Sistem 360 (West, 1945) : hampir sama dgn system 180 – 0, hanya notasinya sampai 360 (jarang digunakan).
Contoh :

Shoulder Dextra L.G.S (dalam derajat)dengan menggunakan notasi
Fleksi 180
Ekstensi 45
Abduksi 180
Internal rotasi (abd. 90°)90
Eksternal rotasi (abd. 90°)90
Abduksi horizontal 45
Adduksi horisontal 135

Pencatatan LGS dengan metode SFTR (Sagital-Frontal-Transversal-Rotasional). Semua gerakan ditulis dengan 3 kelompok angka. Ekstensi dan semua gerakan menjauhi tubuh ditulis pertamafleksi dan gerakan yang mendekati tubuh ditulis terakhirPosisi awal ditulis ditengah. Lateral fleksi ke kiri ditulis pertama dan lateral fleksi ke kanan ditulis terakhir. Posisi awal ditulis di tengah. Semua gerakan diukur dari posisi awal netral (posisi anatomis)
Contoh recording dengan metode SFTR
LGS sendi bahu (dalam derajat)
S : 45-0-180
F : 180-0-0
T : 45-0-135
R (F=90) : 90-0-90

By : Arief Hendrawan

1 comments:

Wahyu Kurniawan said... on March 24, 2014 at 3:03 AM

pemeriksaan luas gerak sendi

Post a Comment

Blog Archive

Sharing Mania Data